Kamis, 30 September 2021 00:00

BINCANG SANTAI TEMU SOLUSI ANTARA DINAS PARIWISATA DENGAN PELAKU INDUSTRI DI KABUPATEN BELITUNG

Bertempat di Hotel Santika Premiere Beach Resort Kecamatan Sijuk, pertemuan antara Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung dengan para stakeholder yang bergerak di Bidang pariwisata digelar. Pertemuan kali ini dalam rangka koordinasi antara pemerintah khususnya bidang pariwisata dengan para pelaku industri dalam upaya pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Belitung.
Seperti yang kita ketahui, pandemic Covid-19 selama 2 tahun terakhir membuat pariwisata Indonesia dan Belitung khususnya mengalami penurunan yang signifikan. Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan kini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan angka kunjungan wisatawan menurun. Hal ini tentunya membawa banyak perubahan bagi Belitung, semua sektor baik ekonomi dan sosial  terdampak langsung pada masyarakat. 
Namun, semangat untuk terus mengembangkan pariwisata tidak boleh surut, pemerintah dan stakeholder maupun mitra harus terus berupaya mencari solusi dalam mengatasi masalah ini, dan bincang santai  merupakan ajang untuk mendengarkan apa saja yang menjadi pekerjaan para pelaku wisata dalam membangkitkan kembali pariwisata di era pandemic covid-19. Seperti yang dikemukakan salah satu penggerak Objek wisata Bukit Peramun di Kecamatan Sijuk, mereka saat ini mengubah pola pemetaan promosi kearah Emotional Branding dan lebih menggunakan sistem aplikasi dalam pelayanan maupun transaksi. Selain itu masa-masa sekarang bisa dimanfaatkan sebagai masa berbenah bagi pariwisata Belitung, mengutip dari pernyataan Bapak Budi Setiawan adalah bagaimana kita menata ulang dan mengevaluasi kemasan pariwisata yang selama ini ditawarkan kepada wisatawan. 
Pemerintah juga mendukung kegiatan pariwisata dengan pendekatan kolaborasi dan kemitraan, membangun aksesibilitas dan memanfaatkan fasilitas di desa seperti homestay untuk kegiatan Pengembangan SDM, hal lain juga sudah melakukan beragam upaya melalui pembangunan sarana prasarana pendukung kepariwisataan melalui Dana DAK Fisik Kepariwisataan maupun Dana DID. 
 
Beragam kegiatan peningkatan kapasitas SDM pariwisata dan ekonomi kreatif (skill, knowledge and attitude) pun sudah dilakukan baik melalui dana APBD, PHJD Kabupaten Belitung maupun Dana Non Fisik Pelayanan Kepariwisataan. Promosi pariwisata pun juga dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung baik berupa table top, promosi digital, promosi potensi daerah ke dalam dan luar negeri dll.  
Forum koordinasi antar pelaku usaha kepariwisataan seperti ini merupakan hal positif yang bisa dilaksanakan, agar sinergisitas antara unsur pentahelix bisa terjalin dengan baik, mengingat pentingnya kolaborasi antara pelaku pariwisata dengan pemerintah. Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung akan tetap berkontribusi terhadap pencapaian pembangunan pariwisata yang berkelanjutan meskipun dengan anggaran yang minim, yang terpenting mari bersama bergerak untuk pencapaian ekonomi makro masyarakat Belitung.(ardian)
Sumber:


Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code