Kamis, 30 September 2021 00:00

SINERGITAS DESA MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN DESA WISATA DI KABUPATEN BELITUNG

Bertempat di Hotel Grand Hatika Tanjungpandan, kegiatan Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata dilaksanakan. Acara yang  berlangsung dari tanggal 15 s.d 17 September 2021 diikuti oleh peserta dari Kelompok Sadar Wisata dan Pelaku Wisata yang ada di Kabupaten Belitung. Bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pengelolaan desa wisata dalam cakupan pengembangan pariwisata Kabupaten Belitung, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yang sudah berhasil membuat success story untuk kemajuan ekonomi yang bisa menghidupi masyarakat di desanya, seperti Joko Winarno, S.Pt  (Direktur BUMDes Ponggok), Ir. Doto Yogantoro (Desa wisata Institute), Iswandi (Desa Wisata Terong), Agus Pahlevi (Plt. Ketua Umum DPP ASPPI), serta Rudi Chandra (Residences Geologis Belitung UGGp).
   
Seperti yang diungkapkan salah satu narasumber pada pelatihan ini, Bapak Joko Winarno, S.Pt Direktur BUMDes Ponggok, Klaten (Unit Usaha Bumdes Mandiri Desa ponggok) bahwa strategi pendekatan dalam mencapai visi dan misi membangun BUMDes adalah dengan pendekatan spasial, pendekatan sektoral,Pembangunan SDM dan Pendekatan Tekhnologi, Informasi dan Komunikasi. Seluruh masyarakat yang ada di desa harus berperan aktif apabila desa sudah berkomitmen mau maju bersama melalui pariwisata.  Selain itu masyarakat juga harus melihat potensi desa seperti apa, kekuatan pariwisata yang ingin di tonjolkan yang seperti apa, misalnya ingin menjadikan desa menjadi tujuan destinasi kuliner, destinasi wisata religi, destinasi wisata agro dll. 
 
Selain itu untuk lebih mengenalkan potensi desa ada baiknya menjalin kemitraan dengan travel dll, sehingga desa kita bisa menjadi salah satu dari rangkaian tour yang telah dibuat travel. Sesuai dengan materi yang diberikan oleh  Bapak Agus Pahlevi (Plt. Ketua Umum DPP ASPPI) terkait Pengaruh Kerjasama terhadap Marketing dan Branding untuk Meningkatkan Kepercayaan Wisatawan.
 
Oleh karena itu untuk membangun “Desa menuju Dunia” diperlukan kerjasama dan sinergitas tidak hanya antara pemerintah dan stakeholder, namun juga kesadaran masyarakat bahwa kita bisa membangun Belitung melalui pariwisata, dan tidak menjadikan pandemik yang berkepanjangan ini menjadi penghambat untuk maju. Selalu ada jalan untuk kembali bangkit dari keterpurukan.(ardian)
Sumber:


Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code